Portal Informasi Pendidikan Daerah Toba

Disdikpora Kabupaten Toba Mulai Terapkan Uji Coba Kebijakan Sekolah Lima Hari untuk Tingkatkan Efektivitas Belajar

Disdikpora Kabupaten Toba Mulai Terapkan Uji Coba Kebijakan Sekolah Lima Hari untuk Tingkatkan Efektivitas Belajar

TOBA – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Toba mengambil langkah pembaharuan dalam sistem kegiatan belajar-mengajar dengan menggulirkan program uji coba penerapan sekolah lima hari. Kebijakan ini dirancang untuk mengoptimalkan interaksi belajar siswa sekaligus memberikan waktu istirahat yang lebih seimbang bersama keluarga pada akhir pekan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Toba, Natalia Silitonga, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai diuji cobakan secara bertahap pada satuan pendidikan di bawah naungan pemerintah daerah. Penyesuaian waktu ini menuntut adanya penambahan durasi jam pelajaran harian yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing jenjang satuan pendidikan.

Penyesuaian Durasi Jam Belajar Mengajar

Dalam skema uji coba tersebut, Disdikpora Toba mengatur penambahan jam pelajaran secara proporsional agar materi kurikulum tetap tersampaikan secara maksimal tanpa membebani peserta didik secara berlebihan.

  • Jenjang PAUD dan Sekolah Dasar (SD): Penambahan jam belajar mengajar berkisar sekitar 30 menit per hari dari durasi normal sebelumnya.
  • Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP): Durasi kegiatan belajar harian ditambah hingga 45 menit, disesuaikan langsung dengan situasi, kondisi, serta kesiapan fasilitas di masing-masing unit sekolah.

“Penyesuaian waktu dan penambahan durasi ini dirancang fleksibel, bergantung pada situasi di unit sekolah masing-masing agar proses transisi penyesuaian jadwal berjalan lancar tanpa hambatan teknis,” terang Natalia Silitonga.

Evaluasi Berkala dan Kesiapan Fasilitas Sekolah

Pihak Disdikpora Toba menegaskan bahwa program ini masih berada dalam fase uji coba dan evaluasi ketat. Tim pengawas dari dinas secara berkala memantau kesiapan sarana pendukung, kesiapan tenaga pendidik, serta respons dari para orang tua murid.

Baca Juga : https://dinaspendidikankabtoba.com/pendidikan-disdikpora-kabupaten-toba/

Penerapan sekolah lima hari ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas akademis, tetapi juga memberikan ruang bagi sekolah untuk memperkuat penguatan pendidikan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, serta pengembangan bakat siswa di luar jam pelajaran inti. Pemerintah Kabupaten Toba optimis langkah adaptif ini mampu menjawab tantangan dunia pendidikan modern yang kian dinamis.